Liputan Media: Kalawarta

 

Jonru (Founder Sekolah-Menulis Online)
Ketika Seorang Penulis Menggeluti Internet Marketing

Majalah Digital KALAWARTA edisi III, 2010

belajar menulis republikaMemilih jalan hidup sebagai penulis? Itu hal biasa. Namun sosok Jonru Ginting (39 tahun), penulis yang telah menerbitkan empat buku ini tampil beda. Barangkali dia adalah satu dari sedikit penulis Indonesia yang juga serius mendalami internet marketing.

"Saya kenal internet sejak tahun 1999, sangat akrab dengannya karena selama tujuh tahun saya bekerja di perusahaan provider internet," ujar pria Batak kelahiran 7 Desember 1970 ini.

Jonru tak menyia-nyiakan kesempatan. Belajar membuat dan mengelola website (termasuk mempelajari kode-kode HTML), aktif di berbagai forum diskusi, mendirikan mailing list, semuanya dia lakoni. PenulisLepas.com yang kini menjadi website penulisan terbesar di Indonesia pun lahir dari tangan dinginnya.

"Saya memang sangat mencintai media massa, dan ingin punya media sendiri. Alhamdulillah, sekarang mimpi ini sudah terwujud lewat PenulisLepas.com," kenangnya.

Awalnya, kiprah Jonru dalam mengelola website, milis dan blog hanya sebatas hobi. Namun ketekunan membuat namanya dikenal oleh banyak orang. Dan ketika ia memutuskan untuk beralih status dari karyawan menjadi entrepreneur pada tahun 2007, dia sadar bahwa hobi yang digelutinya selama ini telah menjadi intangible asset yang sangat berharga dalam memulai usaha.

Tak heran, ketika Jonru mendirikan Sekolah-Menulis Online (SMO, www.sekolahmenulisonline.com) pada Juli 2007, lembaga pelatihan penulisan ini diserbu oleh puluhan pendaftar. Ia sampai tak menduga bila yang berminat untuk bergabung dengannya sampai sebanyak itu.

Kini, SMO menjadi salah satu lembaga pelatihan penulisan yang paling populer di Indonesia. Bahkan, SMO merupakan pelopor pelatihan penulisan yang diselenggarakan lewat internet. Jumlah alumninya mencapai lebih dari 400 orang, baik dari dalam maupun luar negeri. Di antara mereka ada yang sudah berhasil menerbitkan buku, seperti Faif Yusuf [penulis buku Rahasia Jadi Enterpreneur Muda], Syasya Azisya [penulis buku Rich Mom Poor Mom], Dina Mardiana [penulis buku Kuliah Gratis ke Luar Negri, Mau?], dan lain-lain. Peserta SMO juga berasal dari banyak kalangan, mulai dari pengusaha, ibu rumah tangga, dokter, karyawan, mahasiswa, pelajar, sampai TKI.

Diakui oleh Jonru, salah satu rahasia suksesnya adalah karena dia secara serius menerapkan internet marketing dalam berbisnis. Salah satu contohnya, dia menempatkan formulir 'Newsletter Gratis Pintar Menulis dalam 9 Minggu' di sejumlah website yang dikelolanya. Hasilnya, "Sampai saat ini jumlah pelanggannya mencapai lebih dari 20 ribu orang.

"Alhamdulillah, sampai saat ini banyak produk dan pelatihan saya yang pesertanya berasal dari newsletter ini. Banyak pula peserta newsletter ini yang kemudian mendaftar menjadi siswa SMO," ujar Jonru.

Jonru juga rajin menulis artikel mengenai penulisan di blog pribadinya, www.jonru.net. Selain itu, dia juga menulis di blog-blog penulisan lain yang notabene adalah miliknya juga; PenulisLepas.com, BelajarMenulis.com, dan beberapa website lain. Ia juga mengelola sejumlah group dan fan page bertema penulisan di Facebook.

Dalam menulis, Jonru tak pernah lupa menerapkan ilmu Search Engine Optimization (SEO). "Saya selalu berusaha menempatkan kata kunci yang dibidik pada bagian awal tulisan. Bagi saya, tulisan di internet tidak boleh hanya menarik bagi mesin pencari atau manusia. Tapi harus menarik bagi keduanya. Sebab bila hanya menarik bagi mesin pencari, maka manusia atau pembaca tidak menyukainya. Sedangkan bila hanya menarik bagi manusia, maka tulisan atau blog kita akan sulit menjadi peringkat pertama di Google," ia membocorkan kiatnya.

Alhasil, kini nama Jonru dan website-website buatannya kini merajai Google untuk hampir semua kata kunci yang berkaitan dengan dunia penulisan.

"Ya saya memang bukan penulis Indonesia yang paling terkenal. Tapi banyak teman yang bilang, saya adalah penulis Indonesia yang paling terkenal di internet," ujarnya.

Kondisi inilah yang barangkali membuat bisnis pelatihan penulisan yang dikelola Jonru lewat Sekolah-Menulis Online (SMO) menjadi terkenal dalam waktu singkat.

"Ada sejumlah lembaga yang juga mendirikan pelatihan penulisan lewat internet. Mereka bahkan dikelola oleh pengusaha yang bermodal besar. Sedangkan SMO hanya bisnis perorangan dengan modal seadanya. Tapi saya alhamdulillah tetap percaya diri, karena SMO saya dirikan karena berlandaskan hobi, dan saya tekuni secara serius," tandasnya.

Belajar dari Mana Saja

Walau telah sukses memopulerkan SMO, Jonru justru mengakui bahwa sejak awal dia tidak punya keinginan menjadi pebisnis. "Mimpi terbesar saya adalah menjadi penulis sukses, bukan entrepreneur," kenangnya.

Tapi pengalaman hidup secara perlahan berhasil menggerakkan ayah dari dua anak – Alifia dan Syafiq – ini untuk berwirausaha. Apalagi ketika masih ngantor, dia mengaku sangat bosan karena merasa tak suka diperintah oleh bos. "Saya ingin diperintah oleh diri sendiri."

Seorang temannya berkata, "Kalau kamu ingin diperintah oleh diri sendiri, maka tak ada jalan lain, kamu harus menjadi pengusaha."

Ucapan ini menjadi salah satu motivator Jonru untuk segera meninggalkan statusnya sebagai karyawan. Ia bersyukur, karena saat ini impiannya telah tercapai.

Untuk sukses dalam berbisnis, tentu harus banyak ilmu yang dipelajari. Bagi Jonru, belajar dari pengalaman adalah metode terbaik. Dia langsung action walau baru tahu sedikit. Selebihnya, dia banyak bertanya, mengamati kiat dan trik bisnis yang diterapkan oleh orang lain, juga membaca buku. Tentu saja, dia juga banyak menerapkan kiat ATM, yakni Amati, Tiru, Modifikasi.

"Secara khusus, saya belajar internet marketing di Asian Brain bersama Anne Ahira. Tapi saya juga belajar dari para pakar lain, seperti Nukman Luthfie, Cosa Aranda, Tung Desem Waringin, dan sebagainya. Semakin banyak sumber ilmu, tentu semakin baik, kan?" ujarnya.

Kini, Jonru merupakan sosok penulis Indonesia yang tampil beda. Bila penulis-penulis lain umumnya terkenal karena karya-karya mereka yang dibukukan atau dimuat di media cetak, Jonru justru lebih dikenal karena kiprahnya di dunia maya. Apalagi, tahun lalu blog pribadinya tampil sebagai Pemenang Tahunan atau Super Blog pada ajang "Internet Sehat Blog Award 2009." Prestasi ini makin mengukuhkan posisi Jonru sebagai "penulis sukses di dunia maya".

Pengalaman menulis di internet, juga pengetahuan dan wawasannya yang memadai seputar internet marketing, mendorong Jonru mendirikan sebuah kelas khusus di SMO, yakni Online Writing. "Kelas ini diperuntukkan bagi para blogger dan pebisnis online yang hendak menulis di internet untuk keperluan SEO, personal branding, public relation, meningkatkan convertion rate, dan sebagainya," ujarnya. (*)